Generasi Muda Dominasi Lomba Lektor 2018

Masih dalam rangka menyambut Ulang Tahun Paroki St. Teresia Jambi, DPP Paroki menyelenggarakan “Lomba Lektor Paroki St. Teresia Jambi 2018” di Gereja Katolik St. Teresia Jambi, 16 September 2018.

Kegiatan yang diadakan pukul 10.30 WIB atau tepatnya setelah misa kedua ini dimulai dengan registrasi pengambilan nomor undian dan perikop di Gedung Paroki lt 2. Setelah itu peserta diajak untuk berkumpul di dalam gereja, lomba pun resmi dibuka ditandai dengan doa pembuka oleh suster Rina FMM
Dan kata sambutan serta pengarahan oleh Koordinator Paguyuban Lektor Gereja, Ibu Hartati.

Di dalam sambutannya, Bu Tati menyampaikan bahwa tujuan utama lomba ini adalah bukan untuk mencari juara, namun yang terpenting adalah sebagai umat Katolik, kita dapat turut ikut bagian dalam perayaan liturgi dengan menjadi Lektor yang baik dan benar. “Selain itu, lomba ini juga bertujuan untuk mencari mendapatkan kader – kader lektor yang baru. Jadi yang tampil tidak itu – itu saja orangnya”, tambahnya.
Beliau juga menekankan bahwa nantinya akan diadakan pelatihan pembekalan bagi para kader lektor baru yang muncul dari lomba ini setelah dilantik oleh Romo Paroki.

Lomba Lektor tahun ini dibagi menjadi dua kategori yaitu dewasa dan remaja. Masing – masing kategori memberikan lima pilihan perikop Kitab Suci yang bisa dipilih salah satu oleh peserta yaitu,

Untuk dewasa :
1. Amsal 4 : 1-23
2. Keluaran 6 : 1-12
3. Kebijaksanaan Salomo 1 : 1-15
4. Yesaya 26 : 7-21
5. Hakim-hakim 1 : 1-15

Untuk remaja :
1. Ulangan 30:11-20
2. 1 Korintus 15 : 50-58
3. Keluaran 15 : 22-27
4. Roma 8:31-39
5. Bilangan 22 : 21-35

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 12 wilayah di Paroki St. Teresia Jambi yang mengirim anggotanya untuk menjadi peserta dalam lomba ini. Kategori remaja yaitu dari tingkat SD (sudah menerima komuni) sampai SMP, dan kategori dewasa dari tingkat SMA ke atas. Kriteria peserta adalah beragama Katolik, sudah menerima komuni, dan belum pernah bertugas di gereja.

Lomba yang diikuti oleh 20 orang peserta dewasa dan 24 orang peserta remaja ini dinilai oleh 3 orang juri yaitu Bapak Susanto, Suster Agnes SJD, dan Suster Rina FMM. Terdapat 3 kriteria yang menjadi dasar penilaian juri dalam lomba ini yaitu sikap liturgi, ketepatan membaca, dan penghayatan. Penilaian berdasarkan sikap liturgi meliputi cara membawa kitab suci, cara berjalan menuju mimbar, cara menghormat di depan altar, pandangan mata kepada umat sewaktu membaca di mimbar, dan cara berjalan kembali ke tempat duduk. Penilaian berdasarkan ketepatan membaca yang meliputi kelancaran suara yang tidak terlalu lambat, kejelasan artikulasi, penjiwaan, intonasi yang tepat saat ada tanda baca seperti koma, titik, dan tanda tanya serta kesopanan dan kerapian pada pakaian. Sedangkan penilaian berdasarkan penghayatan meliputi tekanan, artikulasi, phrasering, dan tempo.
Penilaian yang dibuat oleh dewan juri tersebut tidak dapat diganggu gugat dan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 30 September 2018 bertepatan dengan perayaan Santa pelindung Gereja, St. Teresia kanak2 Yesus. (IDH)