Sengitnya Lomba Cerdas Cermat Kitab Suci St Teresia Jambi

 

Dalam rangka memperingati Bulan Kitab Suci Nasional 2018, Paroki St. Teresia Jambi mengadakan rangkaian lomba. Lomba terakhir yang dilaksanakan adalah Lomba Cerdas Cermat, guna untuk menambah wawasan mengenai kitab suci. Lomba yang diadakan pada hari Minggu tanggal 23 September 2018 ini diikuti oleh 11 wilayah dari 12 wilayah di paroki St. Teresia Jambi. Lomba ini dilaksanakan di Gedung Paroki Lantai satu. Begitu besar antusias umat mengirimkan utusan dari wilayah, sehingga setelah selesai misa Kudus siang pada pukul 11.00 dibuka lah lomba tersebut dengan registrasi dan penarikan nomor urut per wilayah.

Pak Ag. Supriyadi selaku kordinator lomba cerdas cermat menyampaikan mengenai tata cara pelaksanaan lomba yang meliputi :

  1. Nomor urut tampil yaitu nomor urut 1-3 tampil pada sesi yang pertama dan seterusnya.
  2. Masing-masing sesi akan diambil 1 pemenang dan akan diadu kembali pada babak final.
  3. Setiap regu memiliki 1 juru bicara
  4. Setiap regu memperkenalkan secara singkat nama dan asal wilayah
  5. Penonton dilarang memberikan kode jawaban

 

Setiap sesi terdiri dari 3 babak yaitu

  1. Babak pertama, babak wajib, merupakan babak dimana setiap regu akan diberikan 5 pertanyaan. Jika berhasil menjawab dengan tepat maka akan mendapat nilai 100, jika tidak berhasil menjawab dengan tepat maka tidak dikurangi nilainya dan tidak mendapat nilai.
  2. Babak kedua, babak lemparan, merupakan babak dimana setiap regu diberikan pertanyaan. Jika bisa menjawab dengan benar maka akan diberikan nilai 100, jika tidak bisa menjawab akan dilempar ke grup berikutnya.
  3. Babak ketiga, babak rebutan, dimana babak ini setiap regu saling berebutan menjawab, siapa yang terlebih dahulu menekan tombol maka regu itulah yang berhak menjawab. Jika berhasil menjawab dengan tepat, maka akan mendapat nilai 100 dan jika salah akan dikurangi 50 serta jika tidak menjawab maka tidak mendapat poin.

Dilanjutkan kata sambutan oleh seksi Liturgi Paroki, pak Anwar yang mengatakan, “menang kalah, kita adalah satu saudara, tapi yang jelas harapannya semua dapat ikut.”

 

Lomba berlangsung sangat ketat dimana rata-rata peserta dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Sampai akhirnya di setiap sesi didapatkan regu yang lanjut ke babak selanjutnya. Ada 4 regu yang masuk final yaitu regu dari wilayah St. Vincensius, St. Yosef, St. Monika dan St. Bonaventura. Dan akhirnya ditemukanlah juara 1-4 yaitu juara 1 dari Wilayah St. Yosef, juara 2 dari Wilayah St. Bonaventura, juara 3 dari wilayah St. Vincensius dan juara IV dari wilayah St. Monika

(Teks : Indah Friska, Foto : Karolus Okky)