450 Orang Ramaikan Pesparani Provinsi Jambi I

450 Orang Ramaikan Pesparani Provinsi Jambi I
Suasana misa pembukaan Pesparani Provinsi Jambi I di Bali Prajurit Korem 042/Garuda Jambi, Sabtu (19/10/2019).
SEKIRA 450 orang meramaikan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Provinsi Jambi I, 19-20 Oktober 2019.
Kontingen Pesparani ini berasal dari delapan kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Tanjab Barat, Tanjab Timur, Batanghari, Muaro Jambi, Bungo, Tebo, Sarolangun, Merangin dan Kota Jambi.
Pembukaan Pesparani Provinsi Jambi I dilaksanakan pada 19 Oktober 2019, di Gedung Balai Prajurit Korem/042 Garuda Putih Jambi.
Acara diawali dengan misa Ekaristi yang dipimpin Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang, dengan konselebran Pastor Felix Astono Atmodjo, SCJ, bersama Pastor Dwi Raharjo SCJ dan Pastor Andry SCJ.
Selesai perayaan misa Ekaristi, acara dilanjutkan dengan opening ceremony yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Jambi yang diwakili Sekda M Dianto.

Sementara itu, Danrem 042/Garuda Putih, Kolonel Arh Elphis Rudi, memberikan sambutan saat acara.

Danrem menyambut baik acara tersebut, sembari mengatakan semua bisa berhak menggunakan balai yang merupakan milik rakyat.

Kolonel Elphis juga menyinggung persatuan bangsa. “Yang harus dijaga merajut kebhinekaan dalam toleransi,” tuturnya.
Selain peserta kabupaten dan kota serta umat Katolik, Gubernur Jambi dan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi (Forkompimda), bupati, wali kota dan instansi terkait dari Kantor Kementerian Agama juga hadir.
Setelah acara pembukaan pada hari pertama, rangkaian lomba Pesparani Provinsi Jambi I akan digelar di aula TK/SD Xaverius Jambi pada Minggu (20//10/2019).
Berikut ini daftar lomba Pesparani Provinsi Jambi I:
Paduan Suara Campuran Dewasa
Paduan Suara Wanita
Paduan Suara Anak
Mazmur Kategori Anak, Remaja dan Dewasa
Lomba Cerdas Cermat Rohani, Kategori Anak dan Remaja
Lomba Bertutur Kitab Suci
“Secara keseluruhan jumlah pesertanya seluruhnya 450 orang dari perwakilan kabupaten kota di Provinsi Jambi,” kata Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Provinsi Jambi, Dr Kasianus Telaumbanua, SH, MH.
Kasianus mengatakan menjadi juara dalam lomba pesparani ini bukanlah tujuan akhir yang ingin dicapai.
Lomba ini hanya merupakan sarana untuk mempersatukan umat, sarana penyadaran umat.
“Bahwa umat katolik di wilayah Provinsi Jambi harus menyadari diri sebagai utusan (mission) pembawa kebenaran, kebaikan, kejujuran, persatuan, kesatuan dalam masyarakat berbangsa dan bertanah air Indonesia, khususnya di daerah Jambi,” tuturnya.
Dia mengatakan umat Katolik harus terbuka terhadap sesama, bagi masyarakat bangsa terutama di tempat tinggalnya masing-masing.
Selain itu, umat harus bisa mengembangkan dan menumbuhkan dan mempertahankan pola hidup yang inklusif (terbuka terhadap orang lain), tidak hidup secara eklusif (tertutup/menyendiri untuk golongannya saja).
“Umat Katolik harus menjadi pembawa berkat bagi sesama. Jangan menjadi batu sandungan atau pecundang dalam masyarakat. Harus menghidupi nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah-tengah masyarakat yang majemuk,” lanjut Kasianus.
Acara akbar ini merupakan kali pertama digelar di Jambi. Sebelumnya, para peserta sudah melalui seleksi dari daerah masing-masing. (*)
Please follow and like us: