56 Peserta Ikut Pelatihan Lektor/Lektris Se-Paroki Santa Teresia Jambi 2019

56 Peserta Ikut Pelatihan Lektor/Lektris Se-Paroki Santa Teresia Jambi 2019

Ternyata Tugas Lektor Bukan Hanya Membaca Sabda Tuhan, Lantas Apa Saja?

PAROKITERESIAJAMBI.COM – Apa itu lektor? Apa sih sebenarnya tugas seorang lektor dalam perayaan Ekaristi?

Sekitar 56 orang peserta dari Paroki Santa Teresia Jambi, baik stasi maupun wilayah, berkumpul bersama di Pondok Kristopel pada 24-25 Agustus 2019.

Selama dua hari, mereka mengikuti pelatihan lektor se-Paroki Santa Teresia Jambi yang diadakan Paguyuban Lektor Seksi Liturgi Paroki.

Pelatihan dimulai pada Sabtu sore pukul 16.30 WIB.

Acara diawali pendaftaran, dilanjutkan materi dari Romo C Wahyu Tri Haryadi SCJ.

Romo Wahyu mengatakan tujuan diadakan pelatihan ini untuk mempersiapkan para lektor/lektris saat bertugas pada perayaan Ekaristi.

Dalam pelatihan ini, dibahas bagaimana cara menjadi seorang lektor.

Ada hal penting dan menarik yang tidak banyak diketahui umat Katolik tentang tugas-tugas itu.

Tugas seorang lektor/lektris bukan hanya membaca, namun membantu mengantar umat pada kekhusyukan Injil dan paham makna dalam kehidupannya.

Setelah materi, acara dilanjutkan makan malam serta diskusi kelompok. Disini kelompok saling berbagi cerita bagaimana cara memahami tugas-tugas seorang lektor.

Pelatihan pada hari pertama ditutup dengan doa malam bersama.

Pelatihan lektor/lektris se-Paroki Santa Teresia Jambi yang diadakan Paguyuban Lektor Seksi Liturgi Paroki.

Pada hari kedua, peserta mendapat pelatihan untuk membaca dan memraktikkan secara langsung menjadi seorang lektor.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok di beberapa ruangan, dengan dua orang pendamping.

Mereka mendapat kesempatan satu per satu untuk mempraktikkan menjadi seorang lektor/lektris.

Di wajah mereka terlihat raut gembira.

Itu terlihat dari wajah peserta saat maju satu per satu.

Pelatihan lektor/lektris se-Paroki Santa Teresia Jambi yang diadakan Paguyuban Lektor Seksi Liturgi Paroki.

Pelatihan ditutup dengan misa dan pelantikan lektor/lektris yang dipimpin Romo Pius Pujowiyanto SCJ dan konselebran Romo C Wahyu Tri Haryadi.

Dalam homilinya, Romo Pujo menyampaikan bahwa semua umat paroki bisa menjadi lektor/lektris sebagai murid Yesus.

“Seperti Yesus yang menghadirkan Tuhan dengan kata-kataNya dan perbuatanNya, itulah kesaksian bahwa Tuhan yang diimani benar-benar hidup dalam diri kita,” kata Romo Pujo.

Para peserta mengungkapkan kegembiraannya setelah acara selesai.

“Kita bisa belajar menjadi seorang lektor dan dapat mengenal kawan baru,” tutur seorang peserta pelatihan dari PT WKS (PT Wirakarya Sakti).

Sama halnya dengan yang lain, peserta utusan wilayah Hati Kudus Yesus bernama Pauline dan Ronaria Munthe, serta dari wilayah Santo Fransiskus Asisi yang bernama Dedi, juga bergembira

“Semoga pelatihan ini dapat rutin dilaksanakan,” ujar Pauline. (Monica Indah)

“Menjadi lektor/lektris adalah mereka yang dipilih bertugas untuk membawakan Sabda Tuhan dalam perayaan Ekaristi, tapi tidak hanya membaca melainkan membacakan Sabda Tuhan kepada seluruh umat Allah”

Please follow and like us: