“Bukalah hatimu di masa Pra Paskah ini”

Dalam kunjungan ke stasi, Romo Pius Pujowiyanto, SCJ memimpin perayaan Ekaristi Minggu Pra Paskah IV, Minggu (22/3). Misa pagi pada pukul 08.00 diadakan di Stasi St. Lidwinan, Simpang Rambutan, Tanjung Jabung Barat.

Gereja Katolik Stasi St. Lidwina Simpang Rambutan, Tanjung Jabung Barat, Jambi

Isu korona juga mewarnai suasana sejak menjelang misa. Petugas tatalaksana siap di depan pintu gereja, menyemprotkan cairan sanitizer ke tangan umat yg akan memasuki gereja.

Dlm khotbah, Romo mengingatkan, daĺam masa prapaskah ini, marilah kita membuka hati. Bersyukurlah kita masih punya hati. Coba kalau kita dikatakan sebagai org yg tidak punya hati, begitu kata Romo.

Ada orang yg tidak mau membuka hati. Bahkan mengadili org lain. Mata tetap tertutup.
Keturunan Farisi masih ada sampsi hari ini. Ada di antara kita. Sehabis misa, bukan bersyukur tetapi bertengkar.

“Karena yang akan dilihat Tuhan adalah hati. Maka kalau hati tidak dibuka, Tuhan tidak akan datang”

Romo Pius Pujowiyanto, SCJ – Pastor Kepala Paroki St. Teresia Jambi

Hadir dalam misa sekitar 150 umat lebih, termasuk balita. Informasi dari Amin Ginting, Ketua Stasi St. Lidwina, jumlah umat sekitar 200 kepala keluarga, yang berarti lebih dari 1.000 jiwa.

Stasi St. Gregorius Agung Pematang Tembesu

Romo kembali melanjutkan pelayanannya ke Stasi St. Gregorius Agung Pematang Tembesu, Tanjung Jabung Barat.

Dalam khotbahnya, Romo Pius Pujowiyanto mengingatkan umat untuk membuka hati dalam masa prapaskah ini. “Karena yang akan dilihat Tuhan adalah hati. Maka kalau hati tidak dibuka, Tuhan tidak akan datang.” terang Romo

Umat Stasi St. Gregorius Agung, Pematang Tembesu
Umat Stasi St. Gregorius Agung, Pematang Tembesu
Pembacaan Firman Tuhan

Herman Tatigan, Ketua Stasi St. Gregorius Agung, jumlah umat 57 Kepala Keluarga, terdiri sekitar 400 jiwa.

Please follow and like us: