KKMK 2018 : Enjoy The Roler Coaster of Life

Roller Coaster ala KKMK

Bertempat di Taman Alam Citra Indah, Kumpeh Ulu, Muaro Jambi, sebanyak 50 pemuda pemudi yang berstatus para pekerja mengadakan kegiatan ‘Camping Rohani’. Kegiatan ini berlangsung pada 11-12 Agustus 2018 lalu. Mengangkat tema “Enjoy the Roller Coaster of Life” para kawula muda ini hendak merefleksikan semangat bekerja dalam dunia nyata yang penuh liku-liku tanpa melupakan semangat melayani Tuhan di gereja.

Dalam diskusi ringan yang disampaikan Sr. Yuli, FMM, kaum pekerja muda ini diingatkan untuk menemukan warna sendiri dalam hidupnya dan tidak melulu fokus pada dunia kerja yang pastinya membosankan dan penuh tekanan. Orang muda diajak untuk senantiasa untuk berkreasi sesuai dengan bakatnya di berbagai bidang seperti musik, menggambar, melukis, berwirausaha, dan berorganisasi.

Dalam kesempatan ini, Romo Paroki St. Teresia, Rm. Pius Pudjowiyanto, SCJ bersama Ketua Dewan Pastoral Paroki. Langgeng Lie, turut hadir untuk menyemangati peserta. Romo Pudjo dalam homilinya mendorong orang muda untuk tidak diam saja di dalam zona nyaman hidup tetapi keluar dan terlibat aktif di masyarakat.

Rm Pudjo prihatin akan semakin sedikitnya orang muda yang tertarik dan berbicara tentang sosial, politik sehingga gereja kurang terwakili suaranya dalam pemerintahan khususnya di Provinsi Jambi.

Pada Misa Kudus perayaan Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga ini, Romo Pudjo mengingatkan orang muda senantiasa berdoa bersama Bunda Maria agar dikuatkan dalam perjalanan hidupnya baik dalam pekerjaan atau menemukan pendamping hidup.

Pada pagi harinya para peserta diajak untuk Zumba Ria. Olaharaga untuk menjaga kesehatan sangat penting dilakukan secara disiplin walau sibuk bekerja. Rangkaian Camping Rohani ini diakhiri dengan permainan ceria untuk melatih kemampuan memecahkan permasalahan tanpa meninggalkan keceriaan dan kegembiraan.

Peserta Camping Rohani berfoto ria di Taman ACI, Kumpeh Ulu, Muaro Jambi (12/8). Mengangkat tema ‘Roller Coaster of Life” para orang muda diajak untuk senantiasa mengembangkan bakat, meningkatkan pelayanan kepada Tuhan, dan tidak terjebak dalam rutinitas kerja.

 

(Erni Sipayung)