Pesta Pelindung Paroki dalam Ekaristi Kaula Muda

Kemeriahan pesta pelindung paroki St. Teresi Jambi pada hari minggu, 30 September yang lalu juga dimeriahkan oleh orang muda dalam EKM. EKM yang mengusung tema keberagaman dalam semangat St. Teresia juga mengajak omk untuk mengambil semangat St. Teresia dalam berkaryanya di tengah-tengah panggilannya sebagai orang muda.

Perayaan ke 2 ini dibuka dengan arak-arakan 12 vandel wilayah yang dibawakan oleh OMK perwakilan wilayah serta mendeklarasikan bahwa orang muda bukan tempat para pemalas dan berkumpul cari uang saja tetapi sebagai generasi kreatif dan penuh semangat. Sebelum memasuki gereja, romo dan pembawa acara berbalas pantun sebagai tradisi melayu. Dalam pantun ini, romo mengajak orang muda dan umat mensyukuri dan bersuka cita dalam perayaan pesta pelindung paroki. Acara perarakan diakhiri dengan pelepasan burung merpati oleh romo dan bersama umat  sebagai simbol kebebasan dan perdamaian.

Dalam kotbahnya Romo Pius Pudjowiyanto, SCJ berpesan sebagai orang muda yang menjadi gereja masa depan harus menjadi pribadi yang baik. Jangan menjadi pincang, jika orang muda pincang sekarang ini, maka gereja masa depan pun akan pincang.

Setelah misa, kemeriahan pesta dilanjutkan dengan acara akuistikan dan sosialisasi website paroki St.Teresia oleh Tim Komsos. Harapannya orang muda juga aktif menulis dan membagikan kegiatan gereja kepada umat lewat media digital. Dalam kemeriahan acara ini, orang muda juga tidak lupa menggalang dana untuk saudara-saudari di Palu dan Donggala yang terkena gempa dan tsunami. (ern)