Lomba Mazmur Paroki Teresia Jambi 2018

Dalam rangka menyambut Bulan Kitab Suci Nasional dan Ulang Tahun Paroki St. Teresia Jambi ke 87, Dewan Pastoral Paroki St. Teresia Jambi mengadakan lomba mazmur dan lektor. Lomba yang dilangsungkan di Gereja Katolik St. Teresia Jambi pada hari Selasa, 11 September 2018 tersebut diikuti oleh 11 wilayah yang meliputi peserta dewasa 20 orang dan remaja 17 orang.

Dengan digawangi oleh Ketua Panitia Bapak Yohanes Anwar Kartono, S. Ag, kegiatan lomba ini memiliki tujuan khusus yaitu untuk menjaring kader – kader baru, baik utk mazmur dan lektor. “Makanya, kami panitia tidak mengambil peserta yang sudah biasa tampil di gereja. Kami justru ingin mencari bibit baru. Dan kedepannya kami akan mengadakan pelatihan rutin bagi mereka”, ungkap Pak Anwar. “Di sisi lain kegiatan ini juga berguna bagi kita untuk menjalin persatuan hidup menggereja bersama”, tambah beliau.

Antusiasme kegiatan ini sangat baik. Ini terbukti dari banyaknya peserta dan penonton yang hadir dalam acara tersebut. Ketua Panitia juga menambahkan dalam kegiatan ini pihak paroki tidak bisa mengundang stasi utk ikut serta karena keterbatasan waktu pelaksanaan lomba mazmur yang hanya satu hari. Namun panitia menjanjikan bagi stasi bahwa mereka juga bisa tetap mengikuti pelatihan nantinya.

Lomba mazmur yang dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori remaja dan kategori dewasa ini dinilai oleh tim juri yaitu Pak Heri Antono, Sr. Elis FMM, dan Sr. Agnes SJD. Tim juri memberikan penilaian kepada peserta lomba berdasarkan lima kriteria yaitu :

  1. Intonasi (keras, lambat, cepat, lembut)
  2. Artikulasi (melafalkan)
  3. Frase (pemenggalan)
  4. Gestur :  pakaian, sikap, komunikasi dengan umat, penghayatan (mimik)
  5. Penilaian dengan batas min 60 dan batas max 100

Adapun lagu wajib yang dilombakan yaitu hal 254 Betapa Megah Nama Mu untuk kategori remaja dan hal 154 Hari Kemerdekaan untuk kategori dewasa. Terdapat 3 pemenang lomba untuk kategori dewasa dan 3 pemenang untuk kategori remaja. Selain mendapatkan hadiah, pemenang juga akan dianugerahi piagam oleh panitia. Point tertinggi adalah yang menjadi dasar tim juri untuk menentukan pemenang. (odie/bs)